Apa beda sertifikasi BNSP dan sertifikasi terakreditasi KAN?
+
Keduanya menilai lembaganya, bukan pesertanya, tetapi dari sudut berbeda. BNSP memberi lisensi kepada Lembaga Sertifikasi Profesi berdasarkan ketentuan nasional ketenagakerjaan. KAN memberi akreditasi kepada lembaga sertifikasi personel berdasarkan SNI ISO/IEC 17024, standar internasional tentang bagaimana sebuah lembaga sertifikasi harus dikelola — mulai dari ketidakberpihakan, kompetensi asesor, sampai penanganan keluhan. Sebuah lembaga dapat memegang keduanya sekaligus, dan itu yang paling sering diminta perusahaan besar.
Apa itu SNI ISO/IEC 17024?
+
SNI ISO/IEC 17024 adalah standar persyaratan umum bagi lembaga yang menyelenggarakan sertifikasi personel. Isinya bukan tentang materi ujian, melainkan tentang tata kelola lembaganya: pemisahan antara pihak yang melatih dan pihak yang menguji, cara skema disusun dan ditinjau, kualifikasi asesor, keamanan bahan uji, serta mekanisme banding. Akreditasi KAN adalah pernyataan bahwa lembaga tersebut telah diaudit dan memenuhi standar itu.
Kapan perusahaan sebaiknya memilih jalur KAN dan bukan BNSP saja?
+
Ketika yang meminta bukti bukan auditor ketenagakerjaan, melainkan pelanggan korporat, panitia tender, atau auditor sistem manajemen. Pada situasi itu pertanyaannya bukan "apakah diakui negara", melainkan "apakah lembaga penerbitnya diaudit pihak ketiga yang independen". Akreditasi KAN menjawab pertanyaan tersebut. Untuk pemenuhan kewajiban jabatan tertentu, jalur BNSP tetap yang diminta.
Apakah sertifikatnya berlaku di luar negeri?
+
Akreditasi KAN membuka jalan ke sana, tetapi pengakuan lintas negara berjalan melalui perjanjian pengakuan bersama IAF. Cakupannya bergantung pada ruang lingkup perjanjian yang berlaku untuk jenis sertifikasi tersebut. PT Rindu Tenang Indonesia menjelaskan hal ini di halaman terpisah agar perusahaan yang memang menargetkan pengakuan internasional dapat memeriksanya lebih dulu.
Berapa lama masa berlaku sertifikatnya?
+
Masa berlaku mengikuti skema sertifikasi masing-masing, umumnya tiga tahun, dengan mekanisme pemeliharaan dan sertifikasi ulang yang juga diatur di dalam skema. Karena skema di bawah SNI ISO/IEC 17024 wajib ditinjau berkala, ketentuan ini dapat berubah dan selalu dikonfirmasi ke lembaga penerbit sebelum program dijadwalkan.
Apakah materi pelatihannya bisa disesuaikan dengan perusahaan kami?
+
Unit kompetensi yang diuji mengikuti skema baku dan tidak dapat diubah — justru pemisahan itu yang dijaga SNI ISO/IEC 17024. Yang disesuaikan adalah contoh kasus, data latihan, dan istilah yang dipakai selama pelatihan penyiapan, sehingga peserta berlatih dengan situasi yang mereka temui sehari-hari.
Siapa yang menguji, dan apakah pengajarnya boleh menjadi penguji?
+
Tidak. SNI ISO/IEC 17024 mensyaratkan pemisahan antara kegiatan pelatihan dan kegiatan sertifikasi agar penilaian tetap berimbang. PT Rindu Tenang Indonesia berperan pada sisi pelatihan dan penyiapan peserta, sedangkan uji kompetensi dilakukan asesor dari lembaga sertifikasi. Pemisahan ini justru yang membuat sertifikatnya bernilai di mata auditor.
Berapa jumlah peserta minimal untuk satu angkatan?
+
Mengikuti ketentuan skema dan rasio asesor pada bidang tersebut. Angka pastinya disampaikan bersama penawaran, setelah jabatan dan jumlah calon peserta diketahui.
Berapa biaya sertifikasi terakreditasi KAN?
+
Bergantung pada skema, lembaga sertifikasi yang terakreditasi untuk ruang lingkup tersebut, jumlah peserta, dan lokasi pelaksanaan. Kami memetakan lebih dulu apakah kebutuhan Anda memang menuntut jalur KAN — bila jalur nasional sudah cukup, kami sampaikan — lalu menyusun penawaran tertulis dengan rincian komponennya.
Apakah RTI dapat melengkapi dokumen untuk proses pengadaan?
+
Ya. PT Rindu Tenang Indonesia adalah badan usaha berbadan hukum dengan dokumen legalitas lengkap, dan terbiasa melengkapi berkas administrasi yang diminta bagian pengadaan perusahaan maupun instansi.