Lompat ke isi
Area pabrik pengolahan kelapa sawit sebagai latar halaman

Pelatihan TPM dan OEE untuk Pabrik Kelapa Sawit

Program dua tahap di lokasi pabrik: dua hari pelatihan intensif, dilanjutkan satu bulan pendampingan implementasi. Membekali tim produksi, maintenance, dan engineering untuk mengidentifikasi dan menekan loss secara presisi dari data riil pabrik Anda.

Empat sumber loss di pabrik

OEE menyatukan Availability, Performance, dan Quality untuk memetakan kehilangan produktivitas.

  • Henti mikro

    Waktu tunggu, set-up, penghentian singkat.

  • Laju produksi

    Di bawah rated speed.

  • Mutu dan metode

    Variasi TBS dan prosedur antar shift.

  • Suku cadang

    Komponen terlambat, perawatan mandiri minim.

Titik rawan loss

  1. Penerimaan TBS
  2. Sterilizertitik rawan loss
  3. Thresher
  4. Digester
  5. Screw presstitik rawan loss
    Cabang kernel
    1. Nut
    2. Ripple milltitik rawan loss
    3. Kernel
  6. Klarifikasi
  7. Purifier
  8. Storage

Utilitasboiler, listrik, uap, air

Dua tahap, 2 hari + 1 bulan

Tahap 1

Pelatihan intensif 2 hari

  • 15-25 peserta
  • 30% teori, 30% kasus, 40% praktik
  • Hitung OEE, petakan loss, rencana aksi
Tahap 2

Pendampingan implementasi 1 bulan

  • Eksekusi rencana aksi di pabrik
  • Pengukuran berkala
  • Sistem pemantauan KPI
  1. Identifikasi
  2. Ukur
  3. Analisis
  4. Perbaiki
  5. Evaluasi
  6. Standarisasi
Tangki silinder dan bangunan fasilitas pengolahan dari sudut atas

Kurikulum pelatihan 2 hari intensif

  • Pareto
  • Fishbone
  • 5 Whys
  • Gemba
Detail udara tangki penyimpanan dan atap bangunan proses

Hari 1Analisis loss

  • TPM CPO, sinergi lintas fungsi
  • TBS, sterilizer, thresher, digester
  • Screw press, klarifikasi, purifier, storage
  • Nut, ripple mill, kernel
  • OEE: Availability × Performance × Quality
  • Six Big Losses
  • Downtime: Pareto, MTBF, MTTR, kegagalan berulang

Hari 2Aksi perbaikan

  • Autonomous Maintenance: cleaning, inspection, lubrication
  • Tightening, tagging abnormalitas, check sheet
  • Planned Maintenance: PM compliance, backlog
  • Critical spares management
  • RCA: 5 Whys, Fishbone
  • Focused Improvement, Kaizen
  • Workshop OEE: Loss, Root Cause, Countermeasure
  • PIC, Deadline, KPI
  • Roadmap TPM 10 tahap

Simulasi, bukan data pabrik atau target.

Simulasi kalkulasi OEE
  1. Availability90%
  2. Performance85%
  3. Quality98%

OEE ≈ 75%90% × 85% × 98%

Simulasi Six Big Losses% waktu terjadwal · 76,5 / 90 = 85% · 75 / 76,5 = 98%
Waktu operasi terjadwal100%
Availability
1 Breakdown peralatan−6%
2 Set-up dan adjustment−4%
Waktu jalan90%
Performance
3 Henti kecil dan idling−6%
4 Kecepatan di bawah standar−7,5%
Waktu jalan efektif76,5%
Quality
5 Cacat dan rework−1%
6 Yield saat start-up−0,5%
Waktu produktif75%

Studi kasus dan Pareto downtime

Kasus A-E sesuai diagram; Batang = porsi downtime, garis = kumulatif.

  1. Screw press: kerusakan berulang
  2. Sterilizer: siklus melampaui standar
  3. Conveyor: minor stoppage
  4. Ripple mill: performance rendah, availability tinggi
  5. Boiler dan utilitas: operasi tidak stabil
Ilustrasi Pareto downtime: lima batang A sampai E dengan porsi 38, 26, 18, 12, dan 6 persen, dan garis kumulatif mencapai 100 persen. 100%75%50%25%0% A38% B26% C18% D12% E6%
Simulasi, bukan data pabrik atau target.

Pendampingan 4 pekan implementasi terstruktur

Kunjungan lapangan dan konsultasi daring untuk menjalankan rencana aksi.

  • OEE
  • Availability
  • Performance
  • Quality
  • MTBF
  • MTTR
  1. Pekan 1

    Baseline dan diagnostik

    Luaran: Baseline OEE, Pareto downtime, prioritas loss

  2. Pekan 2

    RCA dan rencana perbaikan

    Luaran: Catatan RCA, rencana aksi TPM, PIC, tenggat

  3. Pekan 3

    Implementasi dan pemantauan

    Luaran: Perbaikan lapangan, laporan KPI

  4. Pekan 4

    Evaluasi dan keberlanjutan

    Luaran: Perbandingan baseline, roadmap TPM tiga bulan, laporan akhir

Luaran dan prasyarat

Luaran

  • Kalkulasi dan baseline OEE
  • Pareto downtime, prioritas loss
  • Analisis Six Big Losses
  • Inventaris peralatan kritis
  • Catatan RCA
  • Rencana aksi TPM
  • Draf dashboard OEE

Prasyarat

  • Rencana produksi tahunan
  • Alur produksi, daftar mesin
  • Kapasitas dan standar mesin
  • Produksi dan downtime 3-6 bulan
  • Riwayat pemeliharaan
  • Tenaga kerja, pola shift
  • Mutu OER/KER; SOP/checklist PMdisarankan
Fasilitas peserta
  • ID card
  • modul
  • registrasi digital
  • sertifikat
  • souvenir

Pertanyaan sebelum meminta proposal

Pelatihan efisiensi energi dan limbah produksi

Siapa yang sebaiknya ikut?

15-25 peserta lintas fungsi: manajer, produksi, maintenance, engineering, reliability, planner, operator, foreman, QC, continuous improvement.

Apakah program dijalankan di pabrik kami?

Ya, di pabrik dengan coaching daring. Jadwal dan sesi mengikuti proposal.

Data apa yang perlu disiapkan?

Dokumen pada daftar prasyarat di atas. Data mutu OER/KER serta SOP/checklist PM disarankan.

Apakah ada jaminan target OEE?

Tidak. Target disepakati setelah baseline terukur; capaian bergantung pada data, alat, dan kesiapan operasional.

Ajukan Permintaan Proposal & Konsultasi Resmi

Sampaikan profil perusahaan, spesifikasi kebutuhan program, estimasi jumlah peserta, lokasi operasional fasilitas, serta perkiraan jadwal pelaksanaan Anda. Tim ahli kami akan merancang susunan kurikulum dan proposal komprehensif yang disesuaikan secara presisi dengan kebutuhan korporat Anda.

Panorama fasilitas pengolahan kelapa sawit dengan tangki dan bangunan proses
Area fasilitas pengolahan kelapa sawit dari udara.
Konsultasi Cepat via WhatsApp

Seluruh kolom dengan tanda bintang (*) wajib diisi secara lengkap guna keperluan verifikasi dokumen.

Contoh: pabrik di Sumatera Utara, awal kuartal depan. Boleh tulis "belum ditentukan". Catatan lain bisa ditambahkan di kolom ini.

Data kontak digunakan untuk menindaklanjuti permintaan ini.