Untuk Anak TK & SD
Les Catur Anak di Medan, Mulai dari Nol
Anak tidak perlu sudah bisa bermain, tidak perlu tahu nama bidak, dan tidak perlu pernah menyentuh papan catur sebelumnya. Level 1 memang dimulai dari sana. Yang menentukan penempatannya adalah tes evaluasi awal — bukan perkiraan, dan bukan pengakuan bahwa anak "sudah pernah main di rumah".
Sebelum Mendaftar
Bagaimana Tahu Anak Sudah Siap
Pertanyaan "umur berapa boleh mulai" punya jawaban yang mudah tetapi tidak berguna, karena dua anak seumur bisa sangat berbeda kesiapannya. Empat hal berikut lebih bisa Anda amati sendiri di rumah.
Sanggup duduk 20–30 menit
Bukan 90 menit penuh. Sesi dipecah menjadi penjelasan, latihan, dan bermain, sehingga anak tidak diminta diam sepanjang waktu.
Mengenali bentuk dan warna
Cukup untuk memulai. Anak tidak perlu bisa membaca notasi, menghafal pembukaan, atau tahu nama bidak sebelum masuk kelas.
Bisa menerima kalah
Belum harus. Justru inilah salah satu yang dilatih — mengelola kekecewaan setelah kalah adalah bagian dari materi, bukan syarat masuk.
Mau mencoba tanpa dipaksa
Yang ini penting. Anak yang didaftarkan sepenuhnya atas kemauan orang tua biasanya berhenti di pertemuan keempat atau kelima.
Dua Belas Pertemuan Pertama
Apa yang Sebenarnya Terjadi di Level 1
"Level 1 — Basic & Beginner" tidak berarti banyak bagi orang tua yang belum pernah melihat kelas catur berjalan. Ini isinya.
-
Pertemuan 1–3
Mengenal papan dan bidak, cara tiap bidak berjalan, dan aturan dasar yang sering salah dipahami — rokade, en passant, promosi.
-
Pertemuan 4–6
Notasi catur: cara menuliskan langkah. Dari sini anak mulai bisa membaca partai orang lain dan menceritakan ulang permainannya sendiri.
-
Pertemuan 7–9
Pola skakmat dasar dan taktik pertama: garpuan, pin, dan skewer. Bagian yang biasanya paling disukai anak, karena hasilnya langsung terlihat.
-
Pertemuan 10–12
Bermain penuh dengan pendampingan, lalu evaluasi untuk menentukan kesiapan naik ke Level 2.
Delapan level penuh beserta materi tiap jenjangnya dijelaskan di halaman akademi.
FAQ
Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan Orang Tua
Umur berapa anak sebaiknya mulai belajar catur? +
Tidak ada satu angka yang benar untuk semua anak. Yang lebih menentukan adalah apakah anak sanggup duduk fokus 20–30 menit dan mau mencoba tanpa dipaksa. Banyak anak siap di usia TK besar, sebagian baru di kelas 2 atau 3 SD, dan keduanya sama-sama wajar. Tes penempatan di awal justru dipakai untuk menjawab pertanyaan ini pada anak Anda sendiri, bukan pada anak umumnya.
Anak saya belum bisa main catur sama sekali. Apakah boleh ikut? +
Boleh, dan memang untuk itulah Level 1 ada. Kurikulum dimulai dari cara bidak berjalan — tidak ada pengetahuan awal yang diasumsikan. Yang justru penting adalah anak tidak ditempatkan di level yang terlalu tinggi hanya karena "sudah pernah main di rumah", dan itulah gunanya tes penempatan.
Anak saya tidak bisa diam. Apakah tetap bisa? +
Sesi berdurasi 90 menit, tetapi anak tidak diminta diam sepanjang 90 menit itu. Waktunya dipecah menjadi penjelasan, latihan soal, dan bermain melawan teman sekelas. Bila setelah beberapa pertemuan terlihat anak belum siap, kami akan menyampaikannya terus terang — bukan membiarkannya bertahan sampai satu level habis.
Berapa lama satu level dan berapa biayanya? +
Satu level ditempuh dalam 12 pertemuan, masing-masing 90 menit. Untuk anak yang baru mulai, format yang paling banyak dipilih adalah Reguler Group Class (Rp3.500.000–Rp5.000.000 per level) atau Exclusive Group Class berisi 3–4 anak (Rp4.200.000–Rp6.000.000 per level). Pembayaran di muka per level. Kelas privat tersedia bila jadwal keluarga tidak cocok dengan kelas grup.
Apakah orang tua boleh menunggu selama kelas berlangsung? +
Boleh. Ruang tunggu pendamping tersedia di area coffee shop di lokasi yang sama, sehingga orang tua tidak perlu pulang-pergi dua kali. Yang tidak kami sarankan adalah menunggu di dalam ruang kelas — kehadiran orang tua di ruangan mengubah cara anak bermain, terutama saat ia kalah.
Apakah catur akan membuat nilai sekolah anak saya naik? +
Kami tidak menjanjikan itu, dan sebaiknya Anda berhati-hati terhadap siapa pun yang menjanjikannya. Yang bisa kami sebutkan adalah apa yang memang dilatih di kelas: berpikir beberapa langkah ke depan sebelum bertindak, menahan diri dari langkah pertama yang terlintas, dan mengelola kekecewaan setelah kalah. Apakah ketiganya terbawa ke ruang kelas sekolah adalah hal yang tidak kami ukur, jadi tidak kami klaim.
Di mana kelasnya berlangsung? +
Di Jl. Bantam No.8, Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru. Seluruh kelas berlangsung tatap muka di alamat ini dan tidak ada kelas daring. Bila anak Anda bersekolah di Medan dan sekolahnya ingin mengadakan program catur sendiri, yang lebih sesuai adalah program ekstrakurikuler — untuk program itu pelatih yang datang ke sekolah.
Mulai dari cerita tentang anak Anda
Sampaikan usia anak, apakah ia sudah pernah menyentuh papan catur, dan bagaimana biasanya ia bertahan saat harus fokus. Dari situ kami bantu menimbang apakah sekarang waktunya — termasuk bila jawabannya belum.
Mencari yang lain? Ekstrakurikuler catur untuk sekolah, Les catur privat, dan Persiapan turnamen.
Terakhir diperbarui: 20 Agustus 2026